Surat Elektronik Untuk Tuan Gandhi.

Teruntuk : Tuan Gandhi.

Selamat pagi/Selamat siang/Selamat sore/Selama malam. 
    
    Hai kabarmu bagaimana? Maaf untuk kata sambutan yang mungkin tidak mengenakan saat membacanya. Sengaja aku ketik seperti itu,karena belum tentu kamu akan membaca surat ini langsung ketika aku mempublishnya. Karena yang aku tau,kamu bukan tipekal orang yang suka membaca seperti ini. Yap! kamu benar surat elektronik memang seharusnya dikirimkan lewat email,tapi menurutku itu sudah biasa. Jadi aku putuskan untuk aku ketik dan aku publish dalam blog ini. Bagaimana kabarmu,Tuan? Kalau perhitunganku tidak salah,sudah hampir 7 bulan kita tidak saling bertemu. 7 bulan lalu saat kita bertemu tepat pada ulang tahunku,kabarmu baik-baik saja. Dan semoga akan tetap baik-baik saja.

    Sebelumnya terima kasih sudah memutuskan membaca surat yang kubuat ini. Entah kamu membacanya satu tahun,dua tahun,tiga tahun,atau satu dekade setelah aku publish. Mungkin menurutmu caraku klise,norak,atau semacamnya. Tapi menurut salah satu penulis favoriteku sebenarnya cara sepert ini romantis,dan akupun juga sangat menyetujui pendapatnya. 

    Oh iya tuan,jika memang pada saat itu adalah pertemuan terakhir kita. Terima kasih ya,karena telah memberi kesan terbaik :)). Tapi jika memang masih ada pertemuan-pertemuan selanjutnya,entah itu takdir atau kebetulan,itu juga akan menjadi kesan baik bagi diriku. Pada surat pertamaku ini,aku hanya ingin meminta izin kepadamu,jika memang diizinkan oleh Tuhan untuk meneruskan blog ini. Mungkin akan ada namamu untuk setiap cerita yang akan kubuat,sesuai janjiku saat itu,masih ingat? Kurasa sudah lupa,tidak apa jika lupa,manusiawi. Jika pada akhirnya kamu tidak membaca surat ini,setidaknya aku sudah meminta izin kepadamu Maaf jika memaksa,kau tau sedari dulu aku memang seperti itu.

     Tuan,mungkin ini bukan surat terakhir yang kuketik untuk dirimu. Maaf karena susunan kataku sangat buruk,karena aku bukan seseorang yang ahli dalam merangkai kata. Pesan yang pentingnya akan kusampaikan lewat doa,aku tidak akan membiarkan orang lain membaca pesan penting untuk dirimu. Jaga kesehatan ya :) 



Jakarta,11 Juni 2020.
-salamsemesta.💛

Komentar